• Breaking News

    Thursday, July 27, 2017

    Gejala Kista Payudara

    Kista payudara adlah benjolan berbentuk bulat atau lonjong yang berisi cairan dan tumbuh pada jaringan payudara. Kista ini tidak mengandung sel kanker, atau dengan kata lain kista ini bersifat jinak. Kista jika di raba akan terasa lembek seperti balon berisi air atau terkadang bisa juga terasa seperti benda padat. Kista payudara juga dapat berukuran sangat kecil dan hampir tidak teraba. Kista bisa tumbuh pada salah satu payudara saja atau pada keduanya.

    Kista payudara umumnya bisa menyerang wanita menjelang masa monopause atara usia 35-50. Kista payudara terbentuk dari kumpulan cairan dalam hormon dalam siklus menstruasi. Penanganan kista payudara dilakukan mulai dari penyedotan cairan pada kista hingga operasi.

    Gejala yang dapat di temukan pada penderita kista payudara, antara lain :

    > Benjolan mudah bergeser dengan batasan yang jelas
    > Payudara terasa nyeri dan area benjolan terasa lembek
    > Puting susu mengeluarkan cairan berwarna jernih, kuning, atau coklat
    > Menjelang menstruasi, benjolan akan semakin besar. Namun pasca menstruasi benjolan akan mengecil.

    Penyebab pada kista payudara belum dapat diketahui namun diduga berkaitan dengan tingginya kadar hormon estrogen dalam tubuh. Kondisi tersebut memicu perubahan jaringan payudara sehingga membentuk kista. Selain itu munculnya kista dalam jaringan payudara juga berkaitan dengan adanya perubahan hormon pada wanita, terutama dalam siklus menstruasi tiap bulannya.

    Pengobatan kista payudara beberapa hal yang dapat dilakukan, diantaranya :

    > Kompres dengan air hangat atau dingin. Hal ini bisa membantu saat kista terasa nyeri
    > Gunakan penyangga atau bra yang dapat menopang payudara dengan nyaman
    > Mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, misalnya paracetamol, ibuprofen, atau naproxen.
    > Menerapkan pola makan yang sehat, misalnya dengan cara mengurangi konsumsi makanan yang mengandung banyak garam untuk mencegah terjadinya penumpukan cairan dalam tubuh.

    Temui dokter jika kista payudara bertambah besar seiring waktu dan mulai mengganggu kenyamanan. Beberapa jenis penanganan yang akan dilakukan oleh dokter diantaranya adalah :

    >> Terapi hormon
    Metode ini hanya direkomendasikan bagi penderita kista payudara dengan tingkat keparahan yang tinggi mengingat efek sampingnya yang signifikan. Terapi hormon juga dapat diberikan untuk khusus kista payudara kambuhan.

    >> Pengeluaran cairan kista
    Penyedotan dengan jarum oleh dokter ketika melakukan pemeriksaan cairan pada kista payudara bisa juga diterapkan untuk menguras atau mengeluarkan cairan yang ada dikista. Cara pengobatan ini hanya bersifat sementara dan harus dilakukan lebih dari satu kali karena kista biasanya akan tumbuh kembali.

    >> Operasi
    Tindakan pengangkatan kista hanya dilakukan jika kista payudara hilang timbul selama berbulan-bulan, cairan kista mengandung darah, atau kista menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan.

    No comments:

    Post a Comment

    Fashion

    Beauty

    Travel